Selasa, 03 April 2012

Bagaimana keadaan Air di Dunia pada saat ini?



Topik: Keadaan Air di Dunia pada Era Globalisasi

Pendahuluan
A.   Latar Belakang Penulisan Esai
                    Dengan berkurangnya air di dunia, saya memilih untuk membahas keadaan air dan krisis yang terjadi di dunia. Karena sekarang di prediksikan banyak di berbagai negara yang akan mengalami krisis air di masa depan nanti dan pencemaran. Di negara berkembang, negara miskin maupun negara kaya.
            Air merupakan senyawa yang penting untuk seluruh kehidupan. 71% bumi ditutupi oleh air. Air banyak berada di laut dan di berbagai sumber air. Air di bedakan menjadi dua yaitu ada air permukaan dan air tanah. Namun dengan berjalannya waktu, air kini sudah menjadi suatu masalah yang besar di dunia. Kini banyak di berbagai negara yang terkena krisis air, di negara miskin, negara berkembang, maupun di negara maju. 
Rumusan Masalah
-Keadaan air di negara maju/kaya, berkembang, dan miskin, khususnya di indonesia.
             Sekarang banyak permasalahaan akan kurangnya air di dunia. Salah satunya adalah negara indonesia. Dalam acara Forum Air didunia pada bulan maret tahun 2000 disebutkan bahwa indonoseia termasuk salah satu negara yang mengalami krisis air pada tahun 2025. Ini di sebabkan oleh lemahnya warga indonesia dalam mengelola air. Dengan bertambahnya kebutuhan air dan potensi ketersediaanya sangat tidak simbang sehingga menekan kemampuan alam dalam menyediakan air. Banyak juga sungai-sungai yang mulai tercemar di indonesia salah satunya adalah sungai ciliwung.
        Sungai ciliwung merupakan sungai di pulau Jawa. Sungai ini relatif lebar dahulu sungai ini menjadi tempat hilir mudiknya perahu pengangkutan barang. Aliran sungai ciliwung melewati wilayah kota Bogor, kota Depok, kabupaten Bogor dan juga Jakarta. Namun sungai ciliwung yang sekarang dengan sungai ciliwung yang dahulu sangatlah berbeda. Dahulu sungai ciliwung sangatlah bersih dan dapat digunakan untuk mandi, berwudhu dan lain-lain. Namun dengan beriringnya waktu sungai ciliwung menjadi tercemar dan terkontaminasi. Sungai ciliwung menjadi tercemar karena ulah-ulah manusia seperti membuang sampah sembarangan, membuang air besar dan kecil sehinnga membuat air yang jernih menjadi coklat dan kotor.
           Sungai ciliwung memiliki dampak yang sangat besar ketika hujan datang. Sungai ciliwung juga merupaka sungai yang memiliki perusakan yang sangat parah dibandingan dengan sungai-sungai yang ada di Jakarta. Selain karena DAS (Daerah Aliran Sungai) di bagian hulu di puncak dan bogor rusak DAS di jakarta juga mengalami penyempitan sehingga mengakibatkan banjir di jakarta besar. Dengan banyaknya sumber air yang yang tercemar sehingga membuat indonesia menjadi kekurangan air bersih.
        
       Bukan hanya negara indonesia saja yang akan mengalami  krisis air. Di negara kaya  pun mengalami krisis air salah satunya di amerika serikat sejumlah kawasan mengunakan air secara  berlebihan  di bandingkan yang dapat di isi secara alami, dengan sedikitnya curah hujan yang mengakibatkan pemanasan global.
              Di afrika selatan banyak di berbagai daerahnya mengalami krisis air. Krisis air tersebut disebabkan di bangunya berbagai industri-industri dan juga pabri-pabrik. Polusi yang dicemrkan oleh pabrik-pabrik tersebut mengakibatkan air menjadi tercemar. Bukan hanya pabrik-pabrik dan industri yang membuat afrika mengalami krisis air. Di ethiopia dan sekitarnya di kenal sebagai daerah yang kering dan minim air, itu disebabkan oleh banyaknya pohon yang di tebang secara liar sehingga tidak ada tempat peresapan air.
penutup
               Dengan bertambahnya  jumlah penduduk dan juga kebutuhan air yang meningakat, sumber daya air perlu tersedia dalam kuantitas yang memadai dan juga harus memadai kebutuhan masyarakat. Kualitas air di tentukan dari alam. Dari mana air itu berasal dan bagaimana air itu tercemar.
               Dan di bawah ini merupakan ayat-ayat alquran yang berisi tentang manfaat air, menghemat penggunaan air, dan pencemaran air :
QS Ar-Rum ayat 41-42
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ
الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (41)

قُلْ سِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَمِنْ
قَبْلُ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ
Katakanlah: "Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)". (42)


QS  An-Naml ayat  60

“Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).

QS Al- Isro’ ayat 27

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada tuhannya. 
                                     
                                 -Terimakasih-
J

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar